Jumat, 03 Februari 2017

Cara Membuka Lock Pattern Android Yang Terkunci

Lupa memang menjadi kodrat kesalahan manusia yang tidak bisa dihindari. Lupa Password, Pin, dan lupa Pola (Lock Pattern) memang banyak dialami para pengguna gadget smartphone. Tidak hanya pengguna sistem operasi Android, pengguna smartphone dengan sistem operasi lain seperti iOS (Apple), Blackberry, dan Windows Phone juga tak kalah heboh. Namun dikarenakan Android termasuk sistem operasi yang bersifat Open Source, kita dapat melakukan berbagai macam cara untuk melewati proteksi lock screen baik itu lupa dengan kunci pattern, kode pin atau password.


Ponsel yang terkunci tentu menjadi suatu masalah yang menyebalkan. Apalagi jika ponsel tersebut memiliki beragam data penting yang tersimpan. Pada dasarnya penggunaan Lock Screen pada setiap perangkat gadget bertujuan untuk mengamankan file atau informasi yang ada di dalam smartphone mulai dari Foto, Video, File, Dokumen, Catatan Memo, Gambar sampai dengan Rekaman Audio. Penyebab banyak gadgeters yang lupa kode untuk membuka kunci layar ini biasanya disebabkan sulitnya kode yang dibuat dan kita tidak menuliskannya pada sebuah lembar kertas



Jika anda memasang Lockscreen pada smartphone Android dan lupa cara membuka proteksi kunci layar tersebut, maka jangan panik dahulu. Janganlah terlalu terburu-buru membawa smartphone android ke tukang servis hp ataupun ke galeri customer service resminya. Kamu bisa mencoba cara yang saya gunakan, Mengunci smartphone android dengan mode pola dan pattern tentu saja memiliki kelebihan dan beberapa kurangan. Pada umumnya kunci lockscreen yang paling aman adalah dengan menggunakan kunci Sidik Jari. Saya menggunakan Samsung Galaxy S6 yang sudah support Fingerprint untuk mengunci layar smartphone. Tentu kita tidak perlu mengingat atau menghafalnya yang mengakibatkan kita sering lupa. Bagi kamu yang kesulitan untuk membobol kunci layar pada ponsel, masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membukanya.

Berikut ini ada Cara Membuka Lock Pattern Android Yang Terkunci :


1. Android Device Manager
Untuk perangkat Android 4.0 ke atas (Jelly Bean, Kitkat, Lollipop), anda bisa memanfaatkan fitur Android Device Manager untuk membuka lock screen. Fitur ini merupakan cara terbaik yang bisa digunakan dan paling ampuh sukses untuk melewati proteksi lock screen yang terkunci. Selama perangkat tersebut login menggunakan akun Google, pengguna bisa mengendalikannya dari perangkat lain seperti komputer atau laptop.

Untuk membuka ponsel yang terkunci, langkah pertama yaitu silahkan kunjungi halaman Android Device Manager berikut : https://www.google.com/android/devicemanager
Setelah membuka tautan tersebut, login menggunakan akun Google yang sama dengan akun google pada ponsel yang terkunci tersebut. Anda akan diarahkan ke situs yang menampilkan informasi singkat akan ponsel tersebut. Nanti akan ditampilkan password baru yang akan bisa untuk mengganti nomor PIN, Pattern, ataupun password dari lockscreen yang terkunci. Setelah selesai, klik Lock.

Secara langsung, Google akan mengubah password lockscreen ponsel Android anda dalam waktu kurang dari 5 menit. Kemudian silahkan masukkan password yang baru tersebut dari layar lockscreen pada ponsel.


2. Find My Mobile
Bagi pengguna perangkat Android Samsung, ada layanan yang serupa dengan Android Device Manager. Silahkan ke halaman : Samsung Find My Mobile dari peramban anda. Silahkan login menggunakan akun Samsung yang kamu gunakan pada ponsel. Jika sebelumnya anda tidak memiliki akun Samsung maka cara ini tidak akan berhasil. Dan fitur ini hanya dapat digunakan bagi perangkat bermerk Samsung. Bagi yang sudah bisa login, mari klik tombol "Lock My Screen" yang terletak di panel menu sebelah kiri. Dari sini masukkan empat nomor PIN baru dan klik tombol Lock. Anda bisa membuka hp yang terkunci tadi dengan kode pin baru tersebut.


3. Forgot Pattern atau Lupa Password
Jika anda menggunakan ponsel dengan sistem Android 4.4 ( Kitkat ) ke bawah, cobalah gunakan fitur Forgot Pattern. Forgot Pattern adalah fitur yang memang sudah ada sejak membeli ponsel baru dan tertanam di sistem operasi Android. Biasanya setelah gagal memasukkan password lockscreen dengan benar sebanyak 5 kali, anda akan menerima pesan "Try again in 30 seconds" . Ketika pesan ini tampil, tap atau sentuh tombol di bagian bawah yang bertuliskan "Forgot Pattern atau dalam bahasa Indonesia yaitu Lupa Password".

Dari situ, pilih "Enter Google account details". Kemudian masukan akun email dan password Google anda. Tidak lama anda akan menerima pesan untuk melakukan unlock lockscreen di ponsel anda. Cara membuka ponsel yang terkunci layarnya dengan lupa password adalah cara yang paling mudah dilakukan dan bekerja di semua ponsel Android Kitkat ke bawah.


4. Factory Reset Android
Cara yang paling jitu selanjutnya yaitu melakukan Factory Reset. Jika anda tidak terlalu memperdulikan data yang tersimpan di ponsel yang terkunci, salah satu cara paling mudah adalah dengan melakukan factory reset. Dengan melakukan proses factory reset, semua data seperti file dokumen, musik, gambar, download akan terhapus semua. Tidak hanya file, semua pangaturan dan aplikasi yang sudah terinstall juga akan direset secara otomatis.

Proses untuk melakukan factory reset itu berbeda-beda pada setiap perangkat. Namun sebagian besar ponsel android menggunakan cara yang sama.

Berikut tahapan cara melakukan proteksi Lockscreen di smartphone android :


  • Pertama, matikan smartphone android anda terlebih dahulu.
  • Kedua, setelah ponsel benar-benar dalam kondisi mati, tekan dan tahan tombol Volume atas, Tombol Home, Tombol Power secara bersamaan ,untuk masuk ke recovery mode. Jika berhasil akan tampil menu recovery. Pada beberapa smartphone android untuk masuk ke recovery mode memiliki cara yang berbeda. Silahkan buka buku panduan petunjuk penggunaan ponsel. 
  • Ketiga, tunggu sampai Android System Recovery terbuka.
  • Keempat, pilih Wide data/factory reset, untuk melakukan pergerakan kursor tekan "Volume [+] untuk keatas / Volume [-] untuk kebawah, dan untuk memilih tekan tombol Lock atau Home.
  • Kelima, pilih "Yes", lalu tunggu sampai proses selesai.
  • Keenam, tekan Reboot System Now, dan selamat android anda kembali seperti semula awal pabrik.

5. Android Debug Bridge (ADB)
ADB yang merupakan singkatan dari Android Debug Bridge sebenarnya terdapat dalam paket Android SDK (Software Development Kit) yang berukuran sangat besar. Biasanya cara membuka kunci layar ponsel android menggunakan ADB dilakukan oleh para programmer atau orang yang hobi oprek android. Jika anda hendak menggunakan ADB, cukup unduh softwarenya melalui tautan :

Sebelum memasang Minimal ADB Fastboot, pastikan ponsel dihubungkan terlebih dahulu ke komputer menggunakan kabel data USB. Jangan lupa juga untuk segera mengaktifkan fitur “USB Debugging” pada menu Developer Options di ponsel android.


  • Setelah ADB terpasang, otomatis akan tampil command prompt dari direktori ADB.
  • Dari jendela command prompt tersebut, ketik : "adb shell rm/data/system/gesture.key".
  • Lalu tekan Enter, selanjutnya Reboot ponsel dan otomatos tampilan lock screen akan hilang sehingga anda bisa mengakses ponsel tersebut kembali.

Anda harus tau bahwa cara ini hanya berlaku pada booting pertama, jadi pastikan setelah anda melakukan pemasangan perlindungan baru berupa PIN, Pattern, dan Password.


6. Dari Lockscreen UI
Cara membuka atau melewati proteksi lockscreen ini khusus hanya dapat digunakan pada ponsel dengan sistem operasi Android Lollipop. Tetapi metode ini juga hanya berhasil jika kunci layar menggunakan metode Password dan bukan kunci Pola atau kode PIN.


  • Pertama, tekan pilihan Emergenct Call. Masukkan 10 angka hingga penuh dan lakukan copy pada angka tersebut dan paste-kan pada kolom yang sama.
  • Kedua, lakukan hal tersebut secara terus menerus hingga kolom tersebut penuh dan tidak lagi mampu.
  • Ketiga, selanjutnya silahkan kembali ke Lockscreen dan buka kamera dengan menekan shortcut.
  • Keempat, dari sini geser ke bawah notifikasi dan tekan ikon Settings.
  • Kelima, maka anda akan ditanya untuk mengisi password.
  • Keenam, tekan dan tahan yang lama pada kolom input dan pilih Paste. Lakukan hal ini beberapa kali dengan cepat hingga kolom tersebut tidak bisa lagi memasukkan karakter dan akhirnya akan mengalami crash. Pada saat crash anda akan bisa mengakses tampilan interface yang tadinya terkuncu dengan password.
  • Ketujuh, selesai.



7. Safe Mode
Cara membuka kunci Lockscreen yang terakhir yaitu menggunakan fitur Safe Mode. Jika Lockscreen yang terkuncu merupakan aplikasi dari pihak ketiga dan bukannya Lockscreen bawaan android, booting dari Safe Mode merupakan cara termudah yang bisa dilakukan. Untuk masuk ke Safe Mode, beberapa ponsel android terkadang menggunakan cara yang berbeda.

Cara masuk ke Safe Mode pada ponsel umumnya sama yaitu dengan menekan tombol Power (dalam kondisi hidup), nantinya akan ada peringatan untuk masuk ke Safe Mode. Tekan Yes/Oke untuk menyetujuinya.

Namun jika cara tersebut tidak berhasil, anda bisa mencari cara masuk ke Safe Mode berdasarkan tipe smartphone yang digunakan melalui internet atau baca buku petunjuk penggunaan ponsel. Jika anda berhasil masuk ke Safe Mode, secara otomatis Lockscreen akan nonaktif sementara. Dari sini anda tinggal menghapus aplikasi Lockscreen dari pihak ketiga dan lakukan reboot ponsel secara manual.

Sekian artikel Cara Membuka Lock Pattren Android Yang Terkunci, semoga bermanfaat.

Panduan Dasar Google Webmaster Tools


Blogger online marketing dan pemilik situs selalu memerlukan informasi lebih lanjut berkaitan dengan bagaimana Search Engine melihat situs mereka. Google Webmaster Tools menyediakan layanan gratis dan dukungan bagi mereka yang mencari untuk meningkatkan visibilitas situs, mendiagnosa kesalahan dan menyatakan prefensi tentang bagaimana menangani situs web listing. Anda juga dapat memperoleh informasi ini diforward ke alamat email anda.

Setelah anda login ke Google Webmaster Tools, anda harus klik pada tombol "Add a Site". Masukkan URL situs anda dan klik Continue, Sebelum mulai menggunakan layanan ini lebih lanjut, anda perlu melakukan "Verifikasi Situs" untuk memberitahu Google bahwa situs yang anda cantumkan adalah benar-benar milik anda, sehingga anda dapat melihat informasi lebih lanjut. Anda dapat memverifikasi situs anda dengan menyisipkan sebuah tag META yang diberikan oleh Google Webmaster Tools pada bagian HEAD situs anda (diletakkan sebelum tag penutup head pada html halaman anda). Setelah memverifikasi situs dengan Google, segala macam informasi sekarang dapat diakses.



Saat memasukkan URL anda dan Google masih tidak dapat mengindeks situs anda, maka anda bisa mencoba kembali dengan memasukkan URL yang sama tanpa 'www'. Sebagai contoh: http://situsku.com/ dan bukannya http://www.situsku.com/.

Pada dashboard Google Webmaster Tools, terdapat bagian 'Top search queries' bagi para anggota untuk mengetahui peringkat pada kata kunci mereka, kata kunci mana yang memberikan anda trafik yang besar dan melalui hasil yang mana pengunjung meng-klik. Dari sini anda juga dapat mengetahui dari Google negara mana yang memberi anda trafik yang lebih besar dan juga menyortir hasil pencarian gambar.

Tanda-tanda yang akan anda temukan pada bagian 'Top search queries ':
#’ artinya peringkat permintaan pencarian.
%’ artinya persentase atas 100 query diwakili oleh tiap pencarian. Sebagai contoh, jika atas 100 queries mewakili 1.000 pengguna pencari, dan para pengguna tersebut mencari “kopi espresso” 260 kali, query tersebut mewakili 26% dari jumlah total pencarian untuk top 100 queries tersebut.


Link To Your Site
Ini akan memberitahu pemilik website jumlah link dari situs-situs lain ke situs web mereka, anchor text apa yang mereka gunakan. Data ini juga dapat didownload dalam bentuk spreadsheet. Ini sangat membantu, terutama untuk melihat bagaimana perkembangan situs yang anda lakukan secara keseluruhan.


Subscriber Stats
Bagian ini akan memberitahu anda berapa banyak pelanggan RSS Feed anda melalui Google Reader.


Crawl Errors
Alat diagnostik ini akan memberi tahu anda halaman mana saja dari situs anda yang mendapat kesulitan dikunjungi oleh sang Google. Jika terdapat masalah, maka akan dilaporkan di sini. Bagian ini juga terkategorikan atas web, mobile, dan mobile WML.

Perlu diketahui, semua blogspot label link akan diblokir oleh robots.txt untuk menghindari duplikasi dalam indeks mesin pencari. URL yang diblokir akan terlihat seperti ini: http://namabloganda.blogspot.com/search/label/namalabelanda . Anda akan menemukannya di tab “URLs restricted by robots.txt”. Pembatasan ini dilakukan secara default di blogspot, tidak ada kesalahan apapun sehingga tidak perlu melakukan perbaikan untuk hal ini (lagipula anda tidak dapat mengubah settingan ini).


Peta situs atau Sitemaps
Peta Situs adalah daftar posisi dari seluruh halaman pada website anda. Menciptakan sebuah sitemap mungkin dapat membantu meskipun tidak akan membantu banyak untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik, tetapi dapat mempermudah mesin pencari untuk berkunjung ke seluruh halaman anda. Jika ada perbedaan besar antara jumlah halaman yang anda miliki di situs anda dan jumlah yang dilaporkan dalam bagian ini, maka kemungkinan terdapat masalah. Dari sini, maka anda mungkin bisa menyelidiki lebih lanjut.

Bagi anda yang menggunakan website yang di hosting dan tidak tau bagaimana cara membuat sitemap, anda bisa menggunakan jasa yang ditawarkan banyak situs untuk membuat sitemap anda di web (sitemap generator). Anda hanya tinggal mencarinya saja lewat Google. Cara menggunakannya pun cukup mudah, yaitu hanya meletakkan URL lengkap alamat situs anda pada kotak isian yang tersedia, isi info-info lainnya yang diperlukan, lalu menekan tombol Start. Mereka akan menyediakan link untuk anda untuk didownload sitemap yang telah mereka buat. Download sitemap tersebut dan letakkan di folder "public_html/" server anda.

Mengenai posisi URL di sitemap tersebut jangan terlalu dihiraukan karena tidak akan terlalu berdampak pada search engine. Priority pada pembuatan sitemap artinya berapa pentingkah suatu URL dibandingkan dengan URL yang lain pada website yang sama. Banyak diantara mereka yang meletakkan priority yang lebih besar pada halaman yang sering diupdate, namun banyak juga yang bilang kalau hal tersebut tidaklah terlalu berpengaruh dalam segi ranking pada hasil pencarian. Periksa bagian "message" atau "pesan" sebagai tim GWT akan mengirimkan pesan kepada anda jika ada masalah dengan salah satu dari situs anda.

Sekian artikel Panduan Dasar Google Webmaster Tools, semoga bermanfaat bagi kita semua.